Tolak Penggusuran, KOBAR Hadir Ditengah-Tengah Warga Luar Batang
KOBAR-Indonesia. Belakangan ini, nama kampung Luar Batang,
disekitar Penjaringan, Jakarta, mendadak menjadi tenar dan tak pernah
luput dari pemberitaan media maupun Netizen di jejaring sosial.
Kampung ini mendadak menjadi
pemberitaan yang sensasional, dan menjadi perhatian seluruh warga DKI,
dan sebagian masyarakat Indonesia tentunya.
Adalah rencana Pemprov DKI yang konon
berniat menggusur salah satu kampung paling bersejarah di Jakarta ini.
Nama Luar Batang sendiri sudah sangat mashyur ke seantero nusantara, itu
karena keberadaan jejak dan peninggalan dari Habib Husein bin Abu Bakar
Alaydrus.
Sang Habib, yang di awal abad 18
adalah seorang penyiar Islam di kawasan ini, tentu menjadikan kampung
ini memiliki sejarah tersendiri. Ketika tersiar kabar akan adanya
penggusuran, warga dan sejumlah tokoh pun menolak rencana ini.
Kehadiran Yusril Ihza Mahendra, Habib
Rizieq, Ratna Sarumpat, Mantan petinggi TNI, sejumlah tokoh dan aktivis
lainnya, membuat warga Luar Batang ini semakin percaya diri untuk
menolak rencana Pemprov DKI, yaitu penggusuran.
Tak hanya nama-nama diatas, tokoh
Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia atau MIUMI, Bachtiar Nasir,
terlihat juga hadir di Luar Batang. Ustadz Bachtiar Nasir terlihat
hadir bersama aktivis Komando Barisan Rakyat atau Kobar.
Kobar sendiri adalah barisan pemuda
yang yang aktif bersama warga DKI dalam berbagai kegiatan. Mereka selalu
ada dan satu suara dalam mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah
yang di nilai tidak mengedepankan kepentingan rakyat.
Kobar juga menjadi satu-satunya aktivis pemuda, yang dengan lantang menolak Simposium Tragedi 1965, di Hotel Aryaduta. Kobar tak gentar berdiri dibarisan terdepan, meski mereka harus berhadap-hadapan dengan aparat keamanan.
Kobar juga menjadi satu-satunya aktivis pemuda, yang dengan lantang menolak Simposium Tragedi 1965, di Hotel Aryaduta. Kobar tak gentar berdiri dibarisan terdepan, meski mereka harus berhadap-hadapan dengan aparat keamanan.
Kobar juga aktif di berbagai
media sosial, bersama para Netizen, Kobar tak pernah lelah untuk
menyuarakan opini dan aspirasi masyarakat, khususnya warga DKI saat ini.

