February 2016

gmpn.org - Semenjak terlibat kasus pencabulan, pedangdut Saipul Jamiell harus mendekam di tahanan. Sosok yang biasanya wira-wiri di stasiun TV tersebut kini harus tinggal dalam sel seperti tahanan lainnya. Walau demikian Saipul cukup banyak dikunjungi orang-orang terdekatnya.
"Alhamdulillah (keadaan) baik, doain aja," ucap Saipul Jamiell usai menjalankan salat ashar di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (24/2).
Pasca menjawab pertanyaan media tersebut, Saipul Jamiell sempat melontarkan pesan kepada mamanya. Jenggot yang sudah mulai tumbuh tebal di dagunya ternyata mulai mengganggu, dan Saipul meminta dibelikan cukuran.

"Mah, tolong beliin cukuran dong. Buat nyukur jenggot sama bawain baju ganti ya," ucapnya kepada sang Mama singkat.
Pasca mengucapkan permintaan tersebut, Saipul Jamiell pun langsung pergi dan balik ke tempatnya ditahan. Saat ini sudah enam hari Saipul mendekam di tahanan karena pencabulan terhadap remaja yang baru berusia 17 tahun.
Saipul yang sempat mengakui perbuatannya, akhirnya melakukan manuver dan membantah telah mencabuli korban ketika mendapatkan kuasa hukum. Pria yang juga presenter program Duo Pedang itu saat ini diancam dengan pasal 76 E ketentuan pidana dan Pasal 82 ayat 1, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara serta denda Rp 5 miliar.
(kpl/aal/sjw)

Merdeka.com - Sejak kemarin, Sabai Morscheck, istri Ringgo Agus Rahman sudah masuk ke rumah sakit menjelang persalinan anak pertamanya. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter memutuskan untuk melakukan operasi caesar.
Menurut Ade, manajer Ringgo, posisi bayi Sabai yang membuatnya harus melakukan operasi untuk kelahiran anak pertamanya. Kepala bayi yang seharusnya ada di bawah, tak kunjung turun ke jalan lahir.
"Katanya posisi kepala bayinya ada di atas, jadi diharuskan caesar," ujar Ade.

Ia menambahkan bahwa kini Sabai dan Ringgo sedang fokus dengan anak pertama mereka. Sabai pun siap cuti dari dunia hiburan untuk mengurus sang buah hati.
"Ya, lagi off dulu. Urus anak sampai anaknya bisa ditinggal. Sabai mau urus anak dulu sampai siap balik ke entertainment," lanjutnya.
Tak hanya Sabai yang rehat sejenak, Ringgo pun juga istirahat dari jadwalnya yang padat. Bersyukur jadwal syutingnya sudah selesai semua, jadi ia bisa menemani sang buah hati dengan tenang.
"Syuting di luar udah kelar, yang di Korea itu. Abis di Korea, syuting lagi di Bandung. Semua sudah selesai kebeneran. Schedule lagi kosong kebetulan. Dan saya juga lagi Off-in Ringgo dulu karena mau fokusin lahiran anaknya kan," pungkasnya.
(kpl/aal/phi)

Merdeka.com - Punya tubuh tinggi menjulang, Lee Kwang Soo memulai karir sebagai model sembilan tahun lalu. Tak lama, ia pun perlahan terjun ke dunia seni peran dalam sitkom maupun serial drama.
Namanya melejit sejak bergabung dalam program populer Korea, Running Man bersama Yoo Jae Suk hingga Song Ji Hyo. Walau begitu, karirnya sebagai aktor tak berhenti sampai di situ saja.
Tahun 2015 lalu, ia baru saja meluncurkan film barunya berjudul COLLECTIVE INVENTION sebagai tokoh utama bareng Park Bo Young. Semua kesuksesan tersebut makin membuat nama Lee Kwang Soo sebagai aktor perlahan mendapat pengakuan publik.

Sejak terlibat drama bareng Jo In Sung di It's Okay That's Love 2014 silam, Lee Kwang Soo dikabarkan mendapatkan tawaran main sebagai tokoh utama dalam drama sitkom The Sound of Your Heart. Proyek ini merupakan adaptasi dari webtoon dengan judul serupa dikutip dari Soompi.
Walau belum pasti akan main atau tidak, Lee Kwang Soo belakangan sangat aktif di dunia akting. Setelah rilis drama spesial Puck, ia juga telah dipastikan akan jadi cameo dalam drama Song Joong Ki, Descendants of the Sun serta serial Go Hyun Jung, Dear My Friends bareng Jo In Sung.
Jika Lee Kwang Soo menerima tawaran ini, maka hal tersebut bakal jadi permainan perdana sang aktor sebagai tokoh utama di drama. Siapa nih setuju kalau bintang Nice Guy tersebut main di The Sound of Your Heart?
( soompi.com /kkd)

GMPN.ORG - Baru-baru ini, Raisa menjadi penyanyi yang super sibuk. Bukan karena jadwal manggungnya yang banyak, namun karena dirinya sedang mempersiapkan album ketiganya.
Ditemui saat hearing session recording di studio Brotherland, Sudirman Park, Jakarta Pusat, Senin (22/2/2016), Raisa tak sendiri. Dia mengajak serta Rayendra Sunito, produser di album terbarunya serta Marco sebagai music director dan co produser.
Disinggung tentang strategi promosi album baru tersebut, Raisa mengatakan bahwa dia akan membuat launching yang sangat menarik. Selain launching, Raisa juga berencana menggelar tur untuk mensupport album terbarunya.

Raisa juga mengungkapkan jika dirinya selalu menyempatkan waktunya untuk bertemu dengan penggemarnya. Dia juga berharap nantinya bisa meet and greet dengan penggemarnya di berbagai kota.
Ditanya tentang target penjualan, Raisa tak muluk-muluk. Dia mengatakan bahwa kuantitas bukanlah target yang utama, melainkan kualitas.
"saya enggak tahu ya, enggak target macam-macam. kuantitas itu bukan target utama. saya enggak bisa mikirin musik sepenuhnya kalau mikirin orang maunya apa. saya mau semakin jujur, biar orang-orang yang perasaannya terwakilkan. semakin banyak juga teman-teman yang bisa nyangkut ke materi albumnya," tutupnya.
(kpl/hen/frs)

Merdeka.com - Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dirasa semakin memprihatinkan terjadi di Indonesia. Payung hukum untuk menghindari LGBT meluas pun diwacanakan untuk segera dibentuk.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera PKS di DPR Jazuli Juwaini menyatakan, pihaknya siap dan mendukung penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti-Penyimpangan Perilaku Seksual sebagai RUU inisiatif DPR.

Menurutnya, hal itu sebagai upaya preventif dan bentuk perlindungan afirmatif negara terhadap rakyatnya melalui jalur legislasi terhadap fenomena propaganda dan dukungan oleh komunitas LGBT atas perilaku menyimpang di Indonesia, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

"Baik legislatif, eksekutif maupun yudikatif harus mencermati fenomena ini dan merumuskan cara terbaik untuk menanganinya, untuk sisi pencegahan maupun untuk sisi kuratif, rehabilitasi maupun re-integrasi," kata Jazuli dikutip dari Antara, Rabu (24/2).

Jazuli mengatakan, perilaku LGBT tentu berpotensi merusak tatanan sosial-budaya bangsa Indonesia yang terkenal sangat religius dan menghormati nilai-nilai keluarga sehingga diperlukan adanya UU yang afirmatif.

Menurut estimasi dari Kemenkes pada 2012, terdapat 1.095.970 lelaki berhubungan seksual dengan lelaki, yang berarti meningkat dari sekitar 800 ribu orang pada 2009.

Kemudian, menurut data Kementerian Sosial jumlah waria pada 2010 sekitar 31 ribu orang.

Beberapa negara pun saat ini telah memiliki UU Anti-LGBT antara lain Rusia, Turki, Pakistan, Filipina, Arab Saudi, dan lain-lain.

Oleh karena itu, kata dia, dengan adanya FGD ini, FPKS ingin mendapatkan masukan sebanyak-banyaknya dari berbagai elemen untuk memperkuat isi dari draf legislasi tentang penanganan masalah LGBT.

Menurutnya, hal ini untuk menunjukkan negara memiliki kerangka hukum yang kuat dan tegas untuk membendung promosi LGBT baik melalui media sosial, sekolah, maupun di perguruan tinggi.

"Kami menolak propaganda LGBT tetapi tolong penderitanya. Kita perlu mengajak mereka untuk memulai hidup baru yang lebih baik, hijrah, dan kembali ke fitrahnya. Menjadi laki-laki yang sebenarnya bila dia laki-laki dan menjadi perempuan yang sebenarnya bila dia perempuan," kata Jazuli yang juga anggota Komisi Hukum DPR RI ini.

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku senang jika bertarung head to head dengan Yusril Ihza Mahendra di Pilgub DKI 2017 nanti. Dia ingin membuktikan, apakah teori mantan menteri di era Presiden Abdurrahman Wahid dan Susilo Bambang Yudhoyono yang menyebut pemenang Pilgub berdasarkan pemilik suara terbanyak, meski tidak mencapai angka di atas 50 persen, benar berlaku.

"Saya kalau bisa ditakdirkan head to head dengan Yusril, saya senang banget ya. Untuk membuktikan teorinya benar apa salah," kata Ahok di Balaikota, Rabu (24/2).

Ahok menduga Yusril menjual primordialisme untuk mengalahkan dirinya pada Pilgub 2017. Jika memang benar menggunakan cara tersebut, rakyat Jakarta tidak peduli latar belakang calon pemimpinnya.

"Kita lihat saja. Orang Jakarta enggak peduli agama kok. Orang yang kulakukan Islam banget kok."

Sebelumnya, bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra berharap, dalam pilgub mendatang, dirinya berharap bertarung secara head to head dengan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama. Yusril mengatakan, dalam Pilgub 2017 mendatang, sudah ada sejumlah partai yang meminangnya, di antaranya Gerindra.

"Harapan kita head to head. Tapi bisa saja bisa muncul calon ketiga. di DKI itu dipilih yang suara terbanyak. DKI itu 50 persen plus. Kalau tidak sampai 50 persen harus diadakan putaran ulang. Pilkada kemarin kan tidak, suara terbanyak. Yang 15 persen saja bisa menang," kata Yusril usai menghadiri rilis survei Populi Center, Senin (22/2).

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku mendapat dukungan penuh dari PDIP untuk berpasangan dengan Djarot Saipul Hidayat di Pilgub 2017. Meski sebelumnya Ahok, sapaan Basuki, sempat bercita-cita ingin maju dengan PNS untuk mengubah citra mereka yang selama ini dianggap miring.

Dua PNS yang dibidik Ahok menjadi cawagubnya adalah Deputi Gubernur DKI Ozwar Muazim Mungkasa dan Kepala BPKAD Heru Budi Hartono. Apa alasan Ahok memilih mereka?

"Minimal kita mau tunjukkan PNS yang bersih. Kan selalu saya katakan, dulu sebelum Pak Jokowi muncul persepsi publik terhadap pejabat pasti malas, korup, bodoh. Tapi setelah Pak Jokowi muncul, orang percaya eh benar loh ada pejabat yang jujur," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (24/2).

Lebih lanjut, Ahok menuturkan, jika kedua PNS itu bisa dicalonkan sebagai bakal cawagub, sebenarnya pasti akan banyak pihak yang mencari cela kedua orang tersebut. Kesalahan-kesalahan kecil akan dimunculkan ke permukaan, seperti yang selama ini dialaminya, dan menurutnya setiap tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak terbukti.

"Kalau kamu mencalon, pasti orang mencari kelemahan kamu dong. Misal saya sebutkan Pak Oswar, atau Heru, wah semua orang akan cari Oswar itu siapa, pernah kasus apa, ada pacar apa enggak, mobilnya di mana, pasti dong."

Mantan Bupati Belitung Timur ini menambahkan, jika kedua elemen ini digabungkan, pejabat dan PNS jujur ditambah dengan Parpol mencalonkan orang yang tepat akan menghasilkan pemerintahan yang kuat. Yang diperlukan sekarang adalah, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Yang penting kepercayaan untuk sebuah negara agar maju. Sekarang orang tak ada kepercayaan kepada partai politik. Kita lalu berusaha memunculkan, ada enggak parpol yang dipercaya, eh ada juga mau mendukung kan, kayak Teman Ahok begitu kan," ujarnya.

Merdeka.com - Rapat Pleno Partai Golkar untuk menetapkan dan mengesahkan kepanitiaan Musyawarah Nasional (Munas) mendadak mengalami penundaan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sebab, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) sedang sakit.

"Karena Pak Aburizal sakit enggak enak badan karena begitu pentingnya Rapat Pleno ini, maka sebaiknya rapat kita tunda sampai beliau (Ical) sembuh," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono disambut tepuk tangan peserta rapat di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (24/2).

Agung mengatakan penetapan kepanitiaan Munas Golkar akan dibicarakan dalam Rapat Pleno berikutnya yang dipimpin Ical. Pihaknya berencana menggelar munas pada pekan kedua April 2016.

"Karena pleno ini minta persetujuan dan pengesahan poin-poin penyelenggaraan munas harus ada Pak Ical. Tidak masalah pleno ditunda karena memang dibutuhkan kehadiran Pak Ical," kata dia.

Sementara di kesempatan lain, Sekjen Golkar Idrus Marham mengatakan pihaknya tidak ada masalah signifikan dengan penundaan rapat pleno ini. Dia mengatakan rapat pleno akan kembali dilakukan selambatnya akhir Februari.

"Sebenarnya Pak Aburizal tadi sudah mempersilakan agar rapat dipimpin Pak Agung Laksono, tapi Pak Agung berpendapat rapat pleno ini sangat strategis sehingga diputuskan menunggu Pak Aburizal," jelas Idrus.

Dia menegaskan, rapat pleno ini akan digelar paling lambat pada akhir Februari. Para pengurus DPP Partai Golkar menggelar rapat pleno untuk menetapkan panitia dan agenda musyawarah nasional luar biasa Partai Golkar di Jalan Anggrek Nelli, Jakarta Barata, sore ini.

Rapat harian pada Selasa (23/2) kemarin malam, telah disepakati bahwa panitia penyelenggara munas terdiri dari penanggungjawab munas yakni Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, Ketua Penyelenggara Munas Theo L Sambuaga, Ketua Steering Committee Nurdin Halid dan Ketua Organising Committee Zainuddin Amali.
[dan]

Merdeka.com - Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyatakan bahwa dirinya siap maju dalam persaingan Pilgub Provinsi Banten. Dia menilai telah mengantongi banyak dukungan.

"Saya banyak disebut, banyak yang mendorong saya juga. Saya pada prinsipnya siap," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/2).

Namun anggota komisi II DPR tersebut mengakui bahwa hingga saat ini belum ada penetapan resmi dari partainya soal siapa calon yang akan diusung. Sebab menurutnya, harus melalui berbagai pertimbangan terlebih dahulu. Sejauh ini selain Yandri, PAN mempertimbangkan Desy Ratnasari dan Marissa Haque untuk maju di Pilgub Banten.

"Soal siapa yang akan diusung, PAN akan survei terlebih dahulu," tuturnya.

Yandri mengungkapkan, untuk melipat gandakan dukungan, dia akan mendekati ulama dan pemuda. Menurutnya langkah tersebut strategis.

"Namanya politik, saya sangat realistis dan objektif," ujarnya.

Jika Yandri akan terlibat dalam persaingan Pilgub Banten, dia akan melawan dua artis kawakan yang terjun ke politik. Mereka adalah Gubernur Banten Rano Karno dan Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya yang juga disebut bakal maju.

Merdeka.com - Para pengurus DPP Partai Golkar menggelar rapat pleno untuk menetapkan panitia dan agenda musyawarah nasional luar biasa Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, hari ini. Ketua DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai menyatakan, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie juga akan menyampaikan poin-poin untuk disetujui para pengurus.

"Tadi malam kita sudah rapat harian untuk menetapkan dan mengesahkan butuh rapat pleno. Nanti Ketum (Ical) sampaikan poin dan akan minta persetujuan," kata Yorrys di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (24/2).

Rapat harian pada Selasa (23/2) kemarin malam, kata Yorrys, telah disepakati bahwa panitia penyelenggara munas terdiri dari penanggungjawab munas yakni Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, Ketua Penyelenggara Munas Theo L Sambuaga, Ketua Steering Committee Nurdin Halid dan Ketua Organising Committee Zainuddin Amali. Menurutnya, kemungkinan besar nama-nama itu akan disepakati dalam Rapat Pleno, meski tidak menutup kemungkinan ada perubahan.

"Kita perlu ada perubahan dan strategi. Akan kita bicarakan kalau Munaslub apakah sampai tahun 2019 atau tahun 2021. Kepengurusan biasanya berlaku sesuai pemerintahan," kata dia.

Yorrys juga menyampaikan bahwa Munas tahun ini sedikitnya akan diikuti 19 bakal calon ketua umum. Namun dia menyayangkan bahwa dari 19 bakal calon itu tidak ada satu pun yang wanita.

"Sebelum Agustus ada Lebaran. Sebelum Juni ada puasa. Sebelumnya ada paskah di April.
Kita lihat jadwak JK di berbagai daerah," tandasnya.
[lia]

Merdeka.com - Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin, menegaskan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) sudah jelas dilarang dalam agama. Ia menolak jika kasus LGBT ini diklaim sebagai hak asasi bagi anggotanya.

"Menurut hemat saya kalau ada yang menuduh anti LGBT sebagai anti HAM itu tidak benar. Justru melanggar HAM karena menghalangi memotong pertumbuhan manusia," kata Din di kantor pusat MUI Jl. Proklamasi No. 59, Jakarta Pusat, Rabu (24/2).

Dia menjelaskan, di dalam Alquran menegaskan, bahwa manusia dibekali nafsu syahwat laki-laki kepada perempuan. Kemudian terikat dalam sebuah perkawinan dan menghasilkan keturunan untuk kelangsungan kehidupan manusia.

"Kalau sesama jenis keluar dari fitrah manusia dan memotong jalan bagi manusia dalam mendapatkan keturunan," lanjut mantan ketua MUI tahun 2014-2015 itu.

Kata dia, LGBT merupakan penyimpangan seksual. Sehingga para pelakunya harus dikasihani, disantuni dan dibimbing agar kembali kepada jalan yang benar.

"Maka kelompok ini berilah hak untuk hidup secara individual tetapi jangan sampai menyebarkan pahamnya itu kepada yang lainnya," tutur dia.

Ia mengungkapkan, fenomena LGBT bukan bawaan dari lahir melainkan faktor lingkungan. Jika secara individu sudah seperti itu, kata dia, dibiarkan saja asalkan tidak mempropagandakan komunitasnya sehingga dapat merusak tatanan sosial yang ada. Jika sudah merusak, maka pemerintah harus turut hadir dalam penyelesaiannya.

"Pemerintah harus turut hadir apakah dalam membuat undang-undang apakah lewat peraturan, tapi hemat saya belum sampai ke ranah itu," pungkasnya.

Merdeka.com - Longsor kembali terjadi di wilayah Banyumas Jawa Tengah. Kali ini bencana alam tersebut terjadi di Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang, yang mengakibatkan satu kelas ambruk dan dua ruang kelas lainnya rusak berat di SMP Maarif NU 2 Ajibarang, Selasa (23/2) sekitar pukul 17.00 WIB.

Seorang warga sekitar, Nasim mengatakan, saat kejadian sempat melihat adanya kepulan dari lokasi. Ketika itu, kata dia, hujan deras sedang mengguyur wilayah sekitar. Didorong rasa penasaran, Nasim bersama warga lainnya mendekat ke arah lokasi kepulan dan melihat satu kelas sudah ambruk.

"Sedangkan, dua kelas lainnya terlihat rusak. Salah satu ruang bahkan atapnya terlihat melengkung dan miring," katanya, di Banyumas Rabu (24/2).

Menurut perangkat desa setempat, Kasroh, ketika mendapat laporan warga dia langsung meninjau ke lokasi. Dia memastikan tidak ada korban karena pada waktu tersebut tidak ada kegiatan belajar mengajar.

Kemudian, dia melaporkannya kepada kepala sekolah dan melakukan penjagaan hingga malam hari. Kasroh mengakui, kondisi tanah di sekitar bangunan sekolah tersebut tergolong labil. "Karena itu, kewaspadaan kami tingkatkan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Maarif NU 2 Ajibarang, Waluyo menyampaikan kerugian atas peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp 200 juta lebih. Lanjutnya, ruang kelas yang rusak merupakan kelas VII A, B dan C.

"Tercatat ada 92 siswa yang menjalani kegiatan belajar di tiga ruangan tersebut dari total 266 siswa yang bersekolah di tempat ini," katanya.

Hingga kini, kegiatan belajar mengajar untuk siswa kelas VII belum bisa berjalan dengan baik, karena siswa dikerahkan untuk mengamankan beberapa barang yang bisa digunakan untuk kegiatan belajar.

"Mungkin nanti untuk belajar kelas VII tersebut, akan kami gunakan ruangan yang ada di sekolah kami, walau kondisinya tidak nyaman," jelasnya.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihaknya sudah melaporkan ke pihak yayasan dan dinas pendidikan agar bisa segera ditindaklanjuti. Ruang kelas tersebut rusak berat setelah terdorong longsoran talud sepanjang 21 meter dan tinggi 3,5 meter.

Merdeka.com - Perusahaan BUMN yang bergerak di industri pertahanan, PT Pindad mulai bergerak ke sektor industri pertahanan siber. Menggandeng perusahaan pertahanan global asal Inggris, BAE System, PT Pindad mempersiapkan berbagai perangkat pertahanan dan keamanan siber.

"Cyber Defense ini penting, ke depan ancaman itu bertambah, ada di nonkonvensional. Ancaman konvensional itu kan perang pakai peluru, pakai senjata. Ke depan, sekarang dan ke depan itu akan besar juga peran, ancaman nonkonvensional, ya itu adalah di sektor teknologi informasi atau istilahnya cyber," kata Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Rabu (24/2).

Silmy mengatakan, menggarap sektor pertahanan dan keamanan siber sudah menjadi salah satu rencana strategis Pindad. Menurutnya, pemerintah hanya bisa bergerak di tataran kebijakan. Sementara Pindad bergerak di tataran penyedia perangkat termasuk para ahli di bidang teknologi informasi.

"Pemerintah harus punya alat dan enggak mungkin misalnya hacker direkrut sama pemerintah, enggak mungkin. Makanya harus ada yang bina, BUMN. Masa hacker jadi PNS? Bangunnya malam, mereka kan siang jadi malam, malam jadi siang. Yang bina kita," imbuhnya.

Silmy mengaku masih mempersiapkan kematangan para hacker di bidang cyber defense. Kebutuhan terhadap para hacker ini akan berkembang sesuai dengan tren kejahatan atau ancaman keamanan yang berkembang.

"Total SDM yang disiapkan kita bertahap. Tahap awal itu tentunya dalam tahap persiapan itu 20, 50, 100 melihat tren, ketika sudah ada kesepahaman antara policy maker ya kita antisipasi. Jadi kita tidak menunggu kejadian baru respons. Ini trennya ke depan akan begini, kita antisipasi," imbuhnya.

Silmy yakin terhadap potensi anak-anak bangsa. Menurutnya, Indonesia memiliki para hacker yang bisa dirangkul untuk menjaga kedaulatan Indonesia.

"Yogya terkenal hacker-hackernya, nah ini nanti kita akan rangkul. (Hacker) Bukan lagi sebagai ancaman malah sebagai bagian dari pada mempertahankan kedaulatan kita, mempertahankan kepentingan kita sebagai negara yang berdaulat," tuturnya.

Mengenai perlakuan terhadap ancaman cyber defense, Silmy mengatakan, para hacker akan dilatih untuk bertahan atau menyerang balik.

"Bertahan atau menyerang balik," tutupnya.
[dan]

Merdeka.com - Panitera Mahkamah Agung Soeroso Ono menilai Kasubdit kasasi dan perdata MA, Andri Tristianto Sutrisna (ATS) telah melampaui batas. Pernyataan ini terkait penerimaan suap oleh Andri guna menunda pengiriman salinan putusan kasasi Ichsan Suaidi (IS).

Dia juga menyayangkan perbuatan Ichsan, selaku pemberi suap, dengan tujuan bisa menunda salinan putusan kasasi. Bahkan Soeroso menyebut Ichsan bodoh dengan memberi suap kepada orang yang bukan ranahnya. "Yang bodoh itu yang ngasih duit, itu hal yang tidak mungkin. Spekulasi aja, (Andri) jual omongan aja mana ada itu," ujarnya usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Rabu (24/2).

Soeroso mengatakan Andri tidak memiliki kewenangan sama sekali dalam mengurus kasus pidana. Namun justru dia diciduk penyidik KPK akibat menerima kasus pidana. "Tidak ada kewenangan sama sekali, dia orang nonteknis tugasnya hanya meneliti berkas perkara saja," katanya.

Seperti diketahui, KPK Sabtu (13/2) dini hari melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap Kasubdit kasasi dan perdata Mahkamah Agung, Andri Tristianto Sutrisna (ATS) di kediamannya, Gading Serpong, KPK juga mengamankan uang sejumlah Rp 400 juta didalam paper bag.

Andri ditangkap karena diduga menerima suap dari Ichsan Suaidi (IS) dengan tujuan agat salinan putusan yang menjerat Ichsan bisa ditunda.

Tidak hanya Andri, penyidik KPK juga menangkap pengusaha Ichsan Suaidi (IS) dan kuasa hukum Awang Lazuardi Embat (ALE). Guna melacak jejak gratifikasi penyidik melakukan penggeledahan di ruang kerja milik Andri di lantai lima Mahkamah Agung.

Dalam penggeledahan (15/2) tersebut penyidik KPK mengamankan sepuluh buah ponsel, tiga buah hard disk laptop dan SK pengangkatan milik Andri.

Penggeledahan juga dilakukan di tiga kantor pemasaran PT Citra Gading Asritama (CGA) milik Ichsan Suaidi di Surabaya.

Ichsan merupakan pengusaha sekaligus terpidana kasus pembangunan dermaga labuan haji di Lombok Timur, NTB tahun 2007-2008. Kendati sudah menjadi terpidana Ichsan sama sekali belum menjalani eksekusi.
[eko]

Merdeka.com - Gubernur nonaktif Sumatra Utara, Gatot Pujo Nugroho dalam pledoinya tetap meyakini kasus dugaan suap yang menjerat dirinya ke meja hijau berbau politik. Gatot pun tak tanggung-tanggung menuding Tengku Erry Nuradi sebagai aktornya.

"Kami menyadari peristiwa sosial politik sangat kaitan dengan manuver yang dilakukan berbagai kepentingan politik dan digerakkan saudara wakil gubernur. Peristiwa ini lebih banyak nuansa politik," ucapnya saat membacakan pledoi dalam kasus suap hakim PTUN Medan dan mantan Sekjen Nasdem, Patrice Rio Capella di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta, Rabu (24/2).

Gatot pun berkeyakinan untuk menempuh jalur islah dengan wakilnya. "Kenapa islah penting? Karena Wakil Gubernur (Erry) adalah Ketua DPW Nasdem Sumut dan penegakan hukum di kejaksaan adalah kader Nasdem (HM Prasetyo). Maka islah ini kami sampaikan agar bisa dicabut (kasus dugaan korupsi Dana Bansos)," bebernya.

Lalu, menurut Gatot, islah pun terjadi di Kantor DPP Nasdem, Jalan Gondangdia, Jakarta. Islah dihadiri oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Kuasa hukum OC Kaligis, dan wakilnya pada saat itu Tengku Erry.

"Dengan pendekatan islah inilah bisa diselesaikan persoalan yang gak ada dalih sisi hukumnya," pungkasnya.

Diketahui, Gubernur nonaktif Sumatra Utara telah dituntut oleh JPU KPK dengan 4,5 tahun bui, serta istrinya, Evy yang dituntut 4 tahun bui dan masing-masing membayar denda Rp 200 juta, atau subsider 5 bulan.(meredeka.com)

GMPN - Jajaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, berhasil mengungkap pembunuh manager Bank Mandiri Cabang Baturaja, Yoppy Novrianto (35), ditemukan tewas terkubur dini hari tadi. Pelakunya berjumlah empat orang dan masih berstatus pelajar SMA sederajat.

Kapolres OKU, AKBP Dover Christian mengatakan, saat ini dua pelaku berhasil ditangkap, yakni MA (15) dan RS, yang sama-sama pelajar salah satu SMK Negeri Muara Enim. Sementara dua pelaku lain dinyatakan buron berinisial AK (17) pelajar SMA Muara Enim, dan SP (16) pelajar SMA Baturaja.

"Dua tersangka kita tangkap, dua pelaku lain buron. Semuanya masih pelajar SMA dan SMK," kata Dover, Rabu (24/2).

Penangkapan para tersangka berdasarkan hasil temuan di lokasi penemuan mobil korban. Kemudian, petugas mendatangi rumah masing-masing tersangka di Desa Lubai, Muara Enim, Selasa (23/2) malam. Petugas mendapati beberapa barang milik korban yang dicuri tersangka, seperti jam tangan, ponsel, komputer jinjing, dan catu daya.

"Kami masih kejar kedua pelaku lain dan menyelidiki motif pembunuhannya," ujar Dover.

Yoppy ditemukan tewas setelah menghilang sejak Minggu (21/2). Jasadnya terkubur di semak-semak sedalam empat meter di Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang, OKU.

Penemuan mayat Yoppy terjadi setelah polisi menemukan mobil korban, Toyota Rush berpelat nomor BG 1594 RT, di area perkebunan jagung di Desa Tanjung Baru, OKU. Saat itu, mobil dalam keadaan kosong dan pintu terkunci.

Hilangnya korban pertama kali diketahui bawahannya, Yusuf, yang tinggal serumah di rumah dinas korban. Yusuf yang baru tiba dari Palembang khawatir karena saat pintu digedor, Yoppy tidak menjawab. Padahal kondisi pintu terkunci dan suara televisi dari dalam rumah terdengar keras. Sementara, mobil dinas yang terparkir juga tidak ada di halaman rumah.

Keesokan harinya, Yusuf langsung pergi ke kantor Bank Mandiri menanyakan keberadaan korban. Ternyata Yoppy tidak ada di tempat. Pihak bank langsung menghubungi istri korban di Palembang. Tetapi, hasilnya nihil. Keluarga langsung melapor ke polisi atas kehilangan itu.
[ary] (merdeka.com)
 

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget