June 2016

JAKARTA , 30 JUNI 2017 Menyambut pilkada 2017 , di DKI Jakarta banyak hal yg menarik kalo kita cermati, beberapa kandidat dgn cara dan strateginya untuk memenangkan pertarungan di pilkada nanti, yang cukup menarik kita cermati adalah Tim Ahok yg cukup ambisius dengan berbagai cara dialakukan terutama pada pengumpulan KTP, melalui Teman Ahok, menyatakan kalo KTP sudah mencapai 1.000.000 KTP sebagai persyaratan untuk maju perserorangan sebagai syarat mutlak. Tapi satu sisi yang membingungkan publik dimana sang Kandidat ingin maju melalui Parpol.

Jelas kalo KTP sang Calon masih meragukan atas ke absahan KTP yang telah di kumpulan, dengan berbagai berita yang menyudutkan kalo KTP yang dikumpulkan teman Ahok banyak yang bermasalah, itu yang menyebabkan Ahok pun ragu untuk maju ke calon Independen. Atau memang ini merupakan strategi Ahok dan Tim Sukses untuk menarik Parpol agar mendukungnya, sebagai magnet untuk parpol memilihnya sebagai Gubernur 2017, inipun semua dipertanyakan AHOK ingin jadi Gubernur KTP atau Gubernur pilihan Rakyat yang semua masih dalam proses penetapan.

Andaikan KTP masih diragukan, itu menunjukkan kalo Ahok hanya menang diiklan dan propaganda saja yang belum tentu KTP tersebut sesuatu yang sah, bisa jadi KTP hasil beli yang pemilik KTP tidak tau, kemungkinan juga KTP paksaan dari kantor-kantor atau perusahaan milik para Aseng untuk wajib dikumpulkan sebagai dukungan terhadap Ahok,  inipun diragukan apakah si pemilik foto copi KTP akan memilih Ahok, yang sering melakukan komplik baik ucapan maupun perangainya, yang menjadi keraguan dalam mengambil keputusan perseorangan atau maju atas usungan Partai Politik.

Ahok sebuah fenomena yang sangat unik untuk diamati, dengan berbagai macam strategi tim yang dilakukan, KTP bisa di jadikan alat curi star kampaye di awal, KTP bisa di jadikan alat propaganda ke Publik dan partai Politik sebagai calon yang sangat disukai oleh masyarakat Jakarta, ini yang selalu jadi perhatian media-media dan masyarakat Jakarta, kalo dilihat dari persoalan-persoalan yang ada justru terbalik dari apa yang ada, pertama Ahok tidak disukai masyarakat Jakarta dengan berbagai peristiwa pengusiran dan Ahok dalam berbagai acara di Jakarta, kedua banyaknya yang protes atas copi KTP yang digunakan, ini yang menjadi persoalan, yang Akhirnya uang adalah solusi terbaik bagi Tim Ahok untuk meminta dukungan Partai Politik, walaupun ini banyak masalah, yang bisa saja basis massa partai tidak mendukung Ahok atas kekesalannya.

Ahok maju melalui independen apakah sudah layak KTP sebagai syarat mutlak, atau maju melalui Parpor, Gubernur KTP atau Gubernur Pilihan Rakyat akan bisa diungkapkan dari sebuah proses perjalan yang ada.

Penulis : Sandra Chan ( KOBAR )

BY : K3N
   ======×××××=====

Jakarta-Kobar.id, Kerusuhan terkait penolakan warga penjaringan terhadap Kedatangan gubernur DKI Ahok yang akan meresmikan RPTRA di daerah penjaringan
Berbuntut panjang, dengan ditahannya 5 orang yg dianggap sebagai dalang atau profokator kerusuhan, memicu kemarahan warga jakarta utara, berkat negosisasi kawan2 dan beberapa tokoh dengan pihak kepolisan Polres jakarta utara, 3 dari lima orang ditahan sudah di bebaskan, sampai berita ini diturunkan 2 orang yg masih ditahan sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Muhtadi 18 th dan Izpan 18th ,hal ini bisa memicu kemarahan yg lebih besar lagi, Warga Jakarta khususnya Warga penjaringan dan sekitar priok, meminta Kepolisan untuk segera membebaskan warganya yg ditahan, Masyarakat jakarta utara menilai terkait penahanan warganya bermuatan politis, karena memang ini murni politik, bukan criminalisasi,  bentrokanpun tidak bisa dihindari, bukan hanya Polisi yg terluka tapi warga jakarta utarapun ada yg terluka, hal ini yg menjadi sebuah dari Warga jakarta utara , "Bagaimana dengan polisi yg melakukan penganiayaan terhadap warganya, kenapa polisi yg melakukan itu tidak ditangkap??
pihak kepolisian sebagai pengayom Masyarkat harusnya bertindak adil

Jakarta-Kobar.id PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TERUS  MEROSOT DAN GAGAL :
Gubernur DKI Jakarta, Ahok,  hanya berprestasi dimata pendukung “buta” Ahok dan media massa memihak dan milik dominan konglo Cina. Ahok hanya sibuk wawancara di media massa dan nafsu besar pencitraan utk salurkan sikap ambisius kekuasaan   lanjut  sbg Gubernur DKI.  
Di bawah Ahok perekonomian DKI tunjukkan indikasi “menyedihkan”. Rakyat  nganggur kian banyak.  Rakyat miskin kian banyak.  Ketimpangan kaya dan miskin kian melebar. Pertumbuhan ekonomi terus merosot  bahkan gagal mencapai target sesuai  Perda DKI Jakarta No.2 Tahun 2012. Data, fakta dan angka di bawah ini membuktikan indikasi menyedihkan ini.  
Pertumbuhan ekonomi (economic growth) adalah proses perubahan kondisi  perekonomian  secara berkesinambungan menuju keadaan lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu  
perekonomian diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan. Suatu Daerah dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi jika terjadi peningkatan pendapatan riil di daerah tsb.  
Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi .  Pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi. Adanya   pertumbuhan ekonomi merupakan indikator “keberhasilan” atau “kegagalan” suatu Rezim dalam melaksanakan pembangunan ekonomi. 
DKI Jakarta di bawah Rezim Ahok, ternyata pertumbuhan ekonomi tidak mencapai standar atau target 7 % seperti  digembor-gemborkan saat kampanye Pilkada DKI 2012 lalu.  Data, fakta dan angka berbicara,pertumbuhan ekonomi terus merosot, hanya mampu mencapai jauh di bawah 6 % ! Ahok “gagal” melaksanakan pembangunan ekonomi. 
Sebagai pembanding, pada Era Foke pertumbuhan ekonomi relatif tinggi: 6,44 % (2007), 6,22 % (2008), 5,1 (2009), 6,50 (2010), 6,77 % (2011), dan 6,53 % (2012). Rata-rata pencapaian pertumbuhan ekonomi Era Foke di atas 6 %.  Bagaimana Era Ahok? 
Jelas terus merosot jauh di bawah era Foke. Ahok hanya mampu mencapai 6,11 % (2013),  5,9 % (2014), 5,88 % (2015), dan 5,62 % Triwulan I 2016). Dapat dinilai, rata-rata pencapaian Ahok di bawah  6 %. Hanya tahun 2013, Ahok bisa raih di atas 6 %. Itupun mungkin sisa hasil kerja Foke pada 2012. Intinya, di bandingkan era Foke, pertumbuhan ekonomi era Ahok terus merosot. 
Di lain fihak, Ahok dapat dinilai “gagal” mencapai target pertumbuhan ekonomi berdasarkan Perda No. 2 Tahun 2012 ttg Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Prov. DKI Jakarta 2013-2017.  Penetapan Indikator Kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Prov. DKI,  “target”  pencapaian setiap tahun 6,90 % (2013), 7,00 % (2014), 7,10% (2015), 7,20 % (2016), dan 7,30 % (2017).  Sebelumnya, tahun 2012 di Era Foke pertumbuhan ekonomi mencapai 6,53 %.
Atas target di atas, Ahok tak mampu, dan mencapai hanya 6,11 % (2013), merosot 5,9 % (2014), terus merosot 5,88 (2015) dan 5,62 % (Triwulan I 2016), dan diperkirakan 2016 tetap di bawah 6,0 %. Artinya, Ahok telah gagal memenuhi janji kampanye dan target sesuai  RPJMD Prov. DKI Jakarta 2013-2017.  
Kesimpulan, pertumbuhan ekonomi DKI era Ahok terus merosot dibanding era Foke. Di lain fihak, era Ahok gagal membangun ekonomi DKI karena pertumbuhan ekonomi tidak mencapai target sesuai Perda RPJMD Prov.DKI. Target pertumbuhan ekonomi DKI rata-rata di atas 7 %, sedangkan Ahok hanya mampu buat di bawah 7 %, bahkan di bawah 6 % seperti tahun 2014, 2015 dan juga diperkirakan 2016. Ahok tak mampu mengatasi terus merosot pertumbuhan ekonomi. Ia juga gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi sesuai Perda DKI No. 2 Tahun 2012. Ketidakmampuan dan kegagalan Ahok ini adalah salah satu alasan mengapa Ahok tidak layak lanjut sebagai Gubernur DKI dalam Pilkada DKI 2017  mendatang. Oleh MUCHTAR EFFENDI HARAHAP (Ketua Dewan Pendiri  NSEAS, Network for South East Asian Studies). Edisi 25 Juni 2016. Andai pembaca yth. sepakat dgn kandungan tulisan ini, sila sebarluaskan ke publik. Trims. 

Jakarta,25 Juni 2016 Pasca bentrok yang terjadi karna menolak kedatangan ahok dalam peresmian RPTRA antara masyarakat anti ahok dengan pihak kepolisian di kawasan BANDENGAN , Penjaringan Jakarta Utara akhirnya di bebaskan 3 dari 5 orang yang tertahan.

Pembebasan ini terlaksana berkat kerja sama kawan kawan aktivis yang menentang keras gaya dan kebijakan gubernur DKI jakarta.Pendampingan hukum ini di pegang oleh tim advokat aktivis yaitu Yusuf al ghafari , Beni biki , Yusron , Alan dan Ali Lubis akhirnya menuai hasil positif.

Berkat kerja tim yang solid dan negosiasi pihak advokasi dengan pihak kepolisian Polres Jakarta Utara,3 dari 5 aktivis yang di ciduk 24 juni 2016 dini hari pukul 03.48 wib di kediaman masing masing dan di bebaskan pada 25 juni 2016 pukul 00.45 wib .

Mereka yahg telah bebas di antaranya : Amir ( Ketua Gerakan Pemuda Kamal Muara ) , Sugianto , ikbal .Dan 2 lagi yang masih tertahan adalah Muhtadi dan Izpan,yang insyaAllah dalam proses pembebasan.

Rijal KOBAR ,aktivis senior ini juga mengucapkan terima kasih atas nama kawan kawan aktivis kepada pihak kepolisian yang telah mau bekerja sama dan memperlakukan adik adik yang tertahan dengan baik.Besok kita akan kembalinuntuk membebaskan 2 warga bandengan yang masih di tahan,tegas ketua umum KOBAR tersebut.
By : ken

Jakarta,23 Juji 2016 Penolakan kedatangan atau kunjungan Gubernur DKI Jakarta kembali terjadi.Setelah beberapa wilayah sebelumnya ahok gagal menginjakkan kaki di wilayah jakarta utara,kali ini,untuk penandatangan RPTRA di kawasan Bandengan Penjaringan jakarta utara,Ahok memakai pengamanan Ratusan Polisi dan TNI.

Selain pengamanan yang super ketat melebihi pengamanan seorang kepala negara,ahok juga datang lewat jalan kebon yang pagarnya di ketahui di bongkar agar mobil box yang di tumpangi ahok bisa masuk,jelas novidel aktivis jakarta utra

Sebelumnya jalan untuk masuknya ahok sudah di boikot oleh masyarakat sekitar,dengan pemecahan konsentrasi masa yg di lakukan oleh pihak kepolisian,ahok akhirnya bisa masuk dari jalan tikus.Hal yang di sesalkan adalah HANYA DEMI SEBUAH PENANDATANGANAN RPTRA,AHOK RELA MENGORBANKAN RAKYAT,ungkap Novidel.

By :Ken

Jakarta,21 juni 2016 Gubernur DKI kembali di toalk kedatangannya oleh warga jakarta utara.Basuki Tjhaya Purnama memanfaatkan moment Ramadhan untuk menyapa dan bercengkrama oleh masyarakat jakarta dalam kegiatan buka bersama keliling masjid dengan harapan yang memuaskan, tidak disangka dan disadari harapan ahok pupus karena terjadi penolakan keras oleh masyarakat jakarta yang sudah berapa kali terjadi atas kunjungan ahok kemasjid-masjid.

Penolakan yang terjadi secara masif dan spontan dilakukan oleh masyarakat jakarta adalah bentuk ketidak sukaan dan ketidak relaan masyarkat atas kehadiran ahok dilingkungannya. Ini peristiwa yang harus dicermati dan menjadi pelajaran bagi seluruh elemen, elit atau partai politik yang telah menjadi corong masyarakat dalam pengabdiaannya, bahwa masyarakat menolak keras Basuki Tjahya Purnama untuk memimpin jakarta kedepan dan elit-elit atau partai politik harus melihat lebih jauh atas sikapnya mendukung ahok yang nanti berdampak pengkhianatan terhadap masyarakat,ungkap Ahmed salah satu koordinator presidium Front Aktivis Jakarta.

Ahmed juga menjelaskan bahwa peristiwa penolakan ini adalah gambaran riil bahwa ahok tidak seindah dalam berita dan opini tangan-tangan kotornya yang mecitrakannya baik dll. Ahok tipikal pemimpin yang pengecut dan tidak merakyat, sehingga rasa ketakutan terhadap penolakannya yang dilakukan oleh masyarakatnya sendiri dia malah membatalkan kehdirannya dan mengutus jajarannya dalam kunjungan tersebut. Kalau memang di pemberitaan ahok adalah pemimpin jujur dan berani, lah kenapa dia membatalkan hadir dengan alasan ada penolakan keras...ini lah yang kami sebut pemimpin pengecut dan tidak merakyat.

Kali ini kunjungan ke Jakarta Islamic Center yang dibatalkan oleh ahok karena adanya penolakan keras dari masyarakat jakarta utara mencerminkan bahwa ahok tidak mampu dalam komunikasinya sebagai pemimpin dan mencerminkan bahwa masyarakat gress roat sudah muak dengan pencitraan gaya kepemimpinannya,tegas ahmed.
By :Ken

Jakarta,21 juni 2016
Belakangan Gubernur DKI jakarta menjadi perbincangan di pelbagai media dan masyarakat.Banyak tindakan tindakan dan kebijakan kebijakan yang di ambil oleh gub DKI tersebut yang di anggap tidak pro kepada rakyat,seperti yang di ungkapkan oleh Mat peci ,salah satu aktivis yang tergabung dalam elemen masyarakat yang bernama AKBAR ( AKSI BERSAMA RAKYAT ).

Aktivis muda ini mengungkapkan bahwa tidak ada lagi yang perlu di bahas tentang ahok karna menurut mat peci pemimpin DKI jakarta itu sudah tidak menjalankan pemerintahan daerah sesuai dengan UU dan selalu bertindak arogan serta sesuka hati melawan lembaga lembaga negara.

Mat peci juga mengingatkan kepada DPP GOLKAR agar tidak mendukung pencalonan ahok dalam pilkada 2017 mendatang,dengan alasan bahwa jika DPP GOLKAR mendukung pencalonan ahok,maka ia bersama elemen elemen masyarakat lainnya akan menyatakan bahwa PARTAI BERINGIN adalah bagian dari pengkhianat rakyat.jangan coba coba permainkam suara rakyat,tegas mat peci.

AKBAR ( Aksi Bersama Rakyat ) salah satu elemen masyarakat jakarta akan melakukan safari ke desa desa bersama elemen masyarakat lainnya sambil menggulingkan bola salju untuk menyatukan suara agar tidak memilih partai yang mendukung pemimpin dzolim termasuk partai beringin,sebutan untuk partai GOLKAR,ungkap mat peci.
By : Ken

JAKARTA , Setelah batal menghadiri peresmian RPTRA di Kawasan Rawa Badak jakarta utara pada bulan lalu akibat di tolak masyarakat sekitar , hari ini senin 20 juni 2016 Gubernur DKI Jakarta ini kembali gagal menghadiri acara Buka puasa bersama masyarakat Kapuk Muara Penjaringan karna perihal yang sama yaitu penolakan masyarakat terhadap kehadiran Ahok.

Acara yang sekenanya di susun oleh timnya Gubernur DKI ini di duga guna pendekatan yang ingin di lakukan Ahok kepada masyarakat menjelang pilgub mendatang.

Alih alih bisa duduk berbuka puasa bersama masyarakat kapuk muara,untuk masuk wilayah penjaringan pun Ahok tak bisa , di karenakan gerakan gerakan pemuda jakarta utara sudah bersusun rapi menjaga wilayahnya agar tanah mereka tak di injak oleh pemimpin yang super tega dalam menjalankan misinya menggusur masyarakat asli jakarta,ujar Bo'im salah satu kordinator lapangan AKBAR ( aksi bersama rakyat ).

Bo'im juga menegaskan bahwa masyarakat jakarta utara juga akan menggalang dukungan serta bersatu dengan masyarakat dari jakarta bagian lainnya untuk menyatukan pandangan bahwa mereka akan tetap melawan Gubernur DKI jakarta yang di anggap sebagai pemimpin yang tidak pro dan kejam terhadap rakyat.
MASYARAKAT JAKARTA AKAN BERSATU MELAWAN KEPEMIMPINAN DZOLIM ,tegas Bo'im dengan wajah amarah.

By :Ken

Jakarta-Kobar.id KPK...PEMBERANTASAN atau PENCEGAHAN?

KPK sbg lembaga pemberantasan korupsi blm optimal termasuk kerjasamanya dg lembaga lainnya dg fungsi serupa seperti KEPOLISIAN dan KEJAKSAAN. Apalagi oknum KPK pakai rumus TIDAK ADA NIAT terhadap kasus korupsi sebelum menyidiknya bahkan bicara di luar kesadaran.

Apakah KPK perlu bertahan dg tugasnya yaitu pemberantasan korupsi dikaitkan dg indikasi korupsi yg kasat mata atau beredar di media tapi tdk mampu dilaksanakan?
Apakah KPK akan lebih baik memainkan fungsi pencegahan dg penyidikan kasus-kasus korupsi seterusnya diserahkan ke kejaksaan dan kepolisian?

KPK dg pemberantasan korupsi tidak boleh menjadi lembaga super body disertai bentuk pencitraan dr aparaturnya atau pelecehan dlm brp kasus yg mengundang kontroversi?

KPK dg pencegahan korupsi pula menjelaskan seberapa sulit dlm memberantas korupsi di Indonesia dg berbagai modus shg perlu jadi objek diskusi dan kajian akademik.

Ayo pilih KPK utk PEMBERANTASAN KORUPSI atau PENCEGAHAN KORUPSI tapi yg jelas bukan PERLINDUNGAN KORUPSI

Prof.Fashbir Andalas

Serang,BANTEN
Beberapa hari lalu warga banten di hebohkan dengan pemberitaan tentang razia yang di lakukan oleh satpol pp terhadap warteg bu SAENI yang berdagang di saat umat islam sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Menyikapi hal ini,salah satu kandidat calon gubernur banten (Purn ) Mayjend Ampi Tanudjiwa mengungkapkan bahwa kebijakan yang di lakukan oleh pihak satpol pp tidaklah salah,karna pihak satpol pp menjalankan tugas sesuai perda serang no 2 tahun 2010 dan SE walkot serang no 451.13/556 / kesra/ 2016 tentang larangan berdagang makanan pada siang hari,hanya saja cara penertibannya yang perlu di benahi,harus lebih humanisme,ungkap mantan WADAN KODIKLAT TNI AD ini.

Mantan Danrem 064 Maulana yusuf ini juga menyatakan kekecewaannya terhadap pemerintahan pusat yang mencabut 3.134 UU yang berkaitan dengan syariah islam,padahal negara kita adalah salah satu negara berpenduduk muslim terbesar di dunia,ungkap ampi yang juga salah satu tokoh pencetus terbentuknya provinsi banten.

Ampi menyebutkan bahwa seharusnya pemerintahan pusat menghargai yang namanya otonomi daerah yang sejatinya otonomi daerah itu adalah kebijakan yg di bentuk oleh kebijakan pusat sendiri.Ampi juga menegaskan bahwa jangan coba coba merusak banten dengan peraturan peraturan yang bertengangan dengan slogan banten sendiri yaitu " Banten Iman dan Taqwa ".
By : Ken

JAKARTA-KOBAR.ID kepemimpinan ahok yg sudah di luar batas kewajaran etika dan sikap nya tdk patut di tiru telah membuat resah masyarakat jkt yg ter dzolimi oleh kebijakan gubernur dki jkt

Rakyat Jakarta Harus bersatu untuk segera menggulingkan sang firaun Gubernur DKI Jakarta yang zalim Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Ahok itu zalim, kebijakan ahok yang lebih memanjakan para pemodal telah mengorbankan rakyat jkt itu sdh jelas menandakan bahwa kepemimpinan ahok sangatlah buruk,”

Kasus rs sumber waras yg jelas2 nyata adanya indikasi keterlibatan ahok sebagai dalang di balik kerugian negara. Sampai detik ini KPK seperti macan ompong dlm menangani kasus tersebut.

Ahok selalu menutupi tindakan korupsi dan kolusi dengan mengatakan dirinya bersih.

Ahok sepertinya sakti betul sampai lembaga anti rasua pun lemah dlm bertindak, padahal ahok itu biasa saja. Jadi jangan merasa hebat

mengutip kisah Fir’aun yang sombong dan akhirnya tenggelam ditelan laut. Fir’aun yang seorang raja, bahkan pemimpin yang peduli sama rakyatnya namun pada akhirnya Fir’aun minta dianggap sebagai Tuhan.

“Lalu apa yang terjadi Fir’aun tenggelam di laut, itu karena kesombongan. Ini semua disalahkan, Fir’aun sudah jadi raja tenggelam di laut. Hati-hati ada pemilik bumi, itu tak bisa ditampikkan. Jadi jangan besar kepala,

Untuk itu saya mat peci kordinator presidium GTA ( Gerakan Tangkap Ahok ) mengajak seluruh  lapisan masyarakat Jakarta yang terdzolimi oleh kepemimpinan sang firaun ( Ahok ) untuk melakukan perlawanan yg masif  “Seluruh lapisan masyarakat Jakarta harus melawannya di manapun dan kapanpun, #Patria O Muerte# Merdeka Atau Mati

Jakarta
Beberapa elemen masyarakat membentuk satu aliansi AKBAR ( AKSI BERSAMA RAKYAT ) yang di proklamirkan pada 30 Mei 2016 kemarin.
Elemen tersebut antara lain adalah KOBAR , GTA , FORKABI , GEMUIS BETAWI , ALIANSI BUNG KARNO , dan beberapa elemen lainny.

AKBAR yang di ketuai oleh Rijal KOBAR mengatakan bahwadi bentuknya Aliansi AKBAR ini guna menyatukan elemen elemen yang masih konsisten menyuarakan aspirasi rakyat dan menentang keras kepemimpinan gubernur DKI jakarta yang di anggap telah melakukan banyak kesalahan dalam menjalankan toda kepemimpinannya.

Menyangkut aksi mereka pada tanggal 01 Juni 2916 kemarin di depan DPRD DKI , Bo'im salah satu kordinator lapangan menegaskan bahwa mereka akan tetap menuntut wakil rakyat untuk melaksanakan HMP guna memberikan sikap tegas terhadap gubernur DKI yang di anggap pro terhadap kepentingan kepentingan para taipan dan pemilik modal.

Selain aksi awal juni kemarin,AKBAR juga menggelar kain sepanjang 100 Meter pagi tadi 03 juni 2016 guna mengumpulkan tanda tangan masyarakat jakarta untuk memperlihatkan kepada wakil rakyat bahwa tidak ada lagi masyarakat yang setuju dengan cara kepemimpinan ahok yg di nilai sok suci tapi nyata nya banyak tersangkut kasus korupsi dan sampai saat ini komisioner KPK masih belum mampu memberikan status tersangka kepada gubernur ahok.
By : Ken

Jakarta
Elemen elemen masyarakat jakarta yang menamai gerakan nya sebagai AKSI BERSAMA RAKYAT kembali datang ke GEDUNG DPRD DKI JAKARTA 01 Juni 2016 , guna menuntut janji wakil rakyat untuk meng impeachment GUBERNUR DKI JAKARTA yamg di anggap telah banyak melakukan pelanggaran terhadap UU dalam menjalankan tugasnya sebagai gubernur.

Aksi yang di lakukan saat ini adalah aksi sambungan dari aksi 20 mei 2016 kemarin.Aksi kali ini di lakukan dengan target pihak DPRD DKI harus punya keputusan mengenai HMP yang sejatinya sudah dari tahun lalu di desak oleh elemen KOMANDO BARISAN RAKYAT.

Rijal ijal sebagai pimpinan dari AKBAR ini menjelaskan bahwa jika pihak DPRD tidak bisa memberi keputusan mengenai HMP,maka massa aksi akan melakukan Istiqhosah dan dzikir bersama ( AKAN MENGINAP DI DEPAN GEDUNG DPRD DKI ) sampai keputusan pemecatan AHOK keluar.
By : ken

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget