Jakarta-Kobar.id Penolakan terhadap Ahok semakin meluas, bahkan hanya pada sekedar kehadiran/kedatangannya, entah itu kunjungan pada acara resmi ataupun tak resmi. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa warga Jakarta tak mau lagi dipimpin Ahok.
Penolakan sekaligus pengusiran terhadap Ahok itu menjadi fakta bahwa Ahok telah menjadi musuh Warga Jakarta, musuh rakyat dan publik. Tiap jengkal Tanah di jakarta haram didatangi Ahok...
Menjadi persoalan yang amat serius, kini demi menjawab penentangan warga Jakarta ini Ahok menggunakan kekuasaannya mengeluarkan jurus intimidasi kepada para Tokoh-tokoh dan aktivis pergerakan melalui aparat.
(bisa dikonfirmasikan kepada Tokoh2/Aktivis di jakarta utara).
Selain persoalan Ahok, Fakta di lapangan juga Rejim Jokowi sudah ditolak. Hanya media pendukung yang menutup-nutupi fakta ini dan membesar-besarkan mereka berdua, dibantu Jasmev maupun buzzer-buzzer.
Lalu apakah intimidasi ahok ini harus dibiarkan ?
Jika Ahok saja sudah bisa melakukan hal ini, tidak tertutup kemungkinan Rejim Jokowi pun akan melakukan hal yang sama terhadap Tokoh/Aktivis pergerakan lain.
Oleh karenanya, kepada semua elemen yang MENOLAK KEPEMIMPINAN DZOLIM patutlah kiranya segera bersatu, membentuk badan Advokasi...
Mana tahu nanti tiba-tiba para tokoh/Aktivis (ataupun setiap orang yang peduli dan ikut dalam perjuangan pergerakan) menghilang begitu saja, entah diciduk, diculik atau bahkan dihabisi..
-Rez-

Post a Comment