Jakarta,01 September 2016.Rencana kehadiran Ahok untuk meresmikan pasar di jalan Swasembada XVI , Kebon Bawang, Tanjung Priuk pada jum'at 2/09/16 di protes warga. Ramainya protes terlihat dari pesan berantai yg menyebar di media sosial serta spanduk-spanduk penolakan anti ahok di sekitar priuk.
Ahok belum datang saja pihak keamanan sudah kasak-kusuk buktinya sejak 5 hari lalu. Beberapa tokoh priuk sudah diminta keterangan pihak polres jakut dan personil aparat. Berbagai cara dilalakukan mulai dari pemanggilan tokoh utara ke polres jakut, bahkan peringatan ancaman penangkapan , baik lewat telpon maupun secara langsung ,dsb . ini sama saja dengan intimidasi demokrasi menurut Yusron Jaenuri tokoh Tanjung Priuk.
Berbagai cara dilakukan untuk melarang warga untuk demo, kenapa warga yg dilarang dan di intimidasi tidak boleh menolak kehadiran ahok. Kenapa bukan ahok yg membatalkan kehadirannya karena warga menolak. Kenapa warga di paksa menerima kehadiran gubernur dzolim ,tukang gusur rakyat, sombong , congkak tidak punya etika, serakah .dll.
Ahok sangat bernafsu ingin masuk ke priuk, trus kalo besok ahok sampe di priuk maka ahok akan buat opini di media bahwa warga suka ahok. Warga yang mengancam demo tidak jelas, warga dianggap hanya membuat teror sperti di cipinang bebrapa waktu lalu setelah ahok lolos meresmikan RPTRA . stelah ahok selesai meresmikan RPTRA kemudian ahok bangun opini di media dengan nantang warga. Mana warga yanh mau demo ? Warga gak berani, yg mau demo cuma onknum tidak bertanggung jawab, warga pengecut dll.
Pemimpin macam apa yg menantang-nantang warganya yang membatalkan demo dianggap pengecut. Jelas bahwa ahok telah menciptakan konflik horizontal di masyarakat. Ahok melakukan provokasi di masyarakat tetapi tidak diproses aparat. Kalo ada tokoh masyarakat yang menolak dicap provokator. Masyarakat di adu domba di benturkan dengan aparat. Aparat yang harusnya berpihak pada rakyat di paksa harus membela pejabat yang jelas-jelas bermental bejat jelas Yusron pengurus masjid Alhusna.||k3n

Post a Comment