Jakarta,27 Mei 2016
Hari ini tepat satu minggu janji DPRD DKI Jakarta akan menanggapi dan memberi jawaban atas tuntutan rakyat mengenai kinerja Gubernur DKI Jakarta serta Kasus yang di duga melibatkan orang no 1 di pemerintahan DKI Jakarta.
Rijal KOBAR menyatakan bahwa , seharusnya dengan bukti bukti yang telah di berikan BPK kepada KPK,DPRD bisa ikut mendesak dan mempertanyakan kinerja KPK yg di nilai mandul dan berpihak kepada sang penguasa.
Dalam peraturan perundang undangan bahwa hanya butuh 2 alat bukti untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka dalam suatu tindak pidana,lalu KPK butuh apalagi jika alat bukti yang diserahkan BPK kepada KPK itu sudah di anggap lebih dari cukup,apakah ada permainan kekuasaan di balik ini semua,tandas ketua umum KOBAR tersebut.
Rijal juga menegaskan bahwa kasus Sumber waras ini seharusnya juga membuka mata masyarakat jakarta bahwa jakarta akan hancur jika selama ny rakyat diam dengan tindakan dzolim pemimpinnya.Aktivis ini juga mengatakan bahwa KPK tidak konsisten dalam penegakan kasus KORUPSI di negara ini , karna mengingat statement KPK bahwa kasus yang bisa di jadikan tersangka oleh KPK adalah berjumlah Rp 1 Milyar ke atas,sedangkan kasus ahok sudah merugikan rakyat RATUSAN MILYAR.
Mantan aktivis HMI ini juga mengajak KPK berfikir secara logika , jika bukti transfer Rp 700 Milyar,yang di terima oleh pihak RSSW hanya Rp 350 Milyar,lantas kemana raib sisa uangnya...??? Anak SD saja sudah bisa mempertanyakan kemana hilang sisa uangnya ,tandas rijal di iringi tawa khas ny .
By : Ken

Post a Comment