Jakarta,23 Agustus 2016 ,kobar.id , Peresmian RPTRA di rusun cipinang besar selatan jatinegara jakarta timur di lakukan oleh Gubernur DKI Jakarta di nilai berlebihan.acara yang di mulai pukul 08.30 wib itu di kawal 2500 personil pengamanan.
Hal ini di nilai sangat berlebihan jika di pandang dalam sudut pengawalan seorang gubernur,karna selain di anggap pemborosan APBD,hal ini juga bisa di katakan bahwa ahok tidak di inginkan rakyat,ungkap irwan salah seorang warga.
Irwan juga mengatakan bahwa ini malah memperlihatkan ketakutan seorang gubernur terhadap rakyatnya.ada apa dan mengapa gubernur takut?pasti ada sebabkan,tandasnya.
Statement ahok yang mengatakan bahwa jika ada yang tidak menginginkan seorang gubernur adalah di anggap melanggar konstitusi,dan itu langsung di bantah oleh irwan karna rakyat melakukan perlawanan terhadap gubernur DKI karna semua kebijakan tidak ada yang pro rakyat.tandasnya.
Dia juga menegaskan bahwa yang melanggar konstitusi sebenarnya adalah gubernurny sendiri,karna tidak menjalankan pemerintahan sesuai UU yang berlaku,buktinya dia tidak mau cuty saat pencalonan gubernur DKI yang saat iji sedang di review di MK,tutupnya.||k3n

Post a Comment